Batu Berlayar. Pulau ini sangat kecil, hanya seperempat luas lapangan bola. Saking kecilnya, hanya butuh beberapa menit untuk menjelajahi berbagai sisi pulau ini.

Uniknya, dua buah batu granit yang besar, seperti ruko tiga lantai, berdiri menjulang di tengah pulau berpasir putih itu. Dari atas perahu, saat masih di tengah laut menuju pulau, kedua batu ini tampak seperti layar dari kejauhan.

Dengan gundukan pasir yang membentuk pulau seperti perahu, lengkaplah sudah. Pulau sebagai kapalnya dan batu sebagai layarnya. Oleh karena itu, masyarakat setempat menyebutnya "Pulau Batu Berlayar".

Tepian laut sekitar pantai begitu dangkal dan airnya yang begitu bening hingga terlihat jelas pasir di bawahnya. Namun, perlu hati-hati dengan bulu babi yang terdapat di sekitar pulau ini. Terutama saat asyik berjalan di dalam air, malah tak sengaja terinjak
jadi diharapkan kepada wisatawan untuk berhati-hati jika berenang atau pun berjalan di pulau ini

Share this post on: